Diatas motor merayapi pulau-pulau di Sunda Kecil (Riding Bali-NTB-NTT 1)

20170722_111910

Bagi sebagian orang mengendarai sepeda motor untuk melakukan perjalanan jauh bukanlah pilihan yang menyenangkan, mengarungi perjalanan panjang dengan terpaan matahari yang panas, debu yang beterbangan dan angin dingin langsung menghantam tubuh kita. Untuk yang memiliki kondisi fisik tidak fit ini sama saja mengantarkan badan menuju rumah sakit. Belum lagi ancaman risiko kecelakaan akan lebih tinggi dibanding kendaraan roda empat atau lebih walau dalam kecepatan yang sama.

Namun ada sebagian kecil orang yang begitu mencintai menunggang sepeda motor untuk perjalanan jauh yang hitungannya bukan antar kota antar propinsi tapi bisa antar pulau antar negara. Separuh hari dalam sehari berada diatas motor menyusuri aspal hitam yang siap mematahkan tulang maupun memecahkan kepala bukanlah perkara bagi mereka. Teriknya matahari, dinginnya terpaan angin, bahkan asap dan debu yang siap merusak paru-paru hanyalah hambatan kecil bagi mereka. Menikmati deru mesin dan knalpot, menari diberbagai bentuk tikungan, dan merasakan kebebasan sambil memandang sekeliling yang ada di jalanan itulah yang dicari.

Bali, Lombok, Sumbawa, Flores, Sumba, Timor, dan Alor merupakan hamparan pulau di gugusan pulau Sunda Kecil. Gugusan pulau Sunda Kecil merupakan pulau-pulau yang berada di sebelah Timur dari Pulau Jawa dimana pada awal kemerdekaan pulau-pulau tersebut tergabung dalam Propinsi Sunda Kecil dan sekarang terpecah menjadi tiga propinsi yaitu Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Sebenarnya ada pulau-pulau lain seperti Pulau Wetar, Pulau Kisar, Pulau Leti yang masuk dalam Propinsi Maluku yang beribukota di Ambon berada jauh di Utara

Bali dan Lombok bukan pulau asing bagi orang Indonesia atau bahkan dunia terutama Bali sebagai magnet pariwisata di Indonesia menjadi pulau penyumbang devisa terbesar dari industri pariwisata. Lombok sebagai “Bali baru” terus bangkit menyumbang devisa bagi Indonesia dari industri pariwisata.

Flobamora (Flores, Sumba, Timor, Alor) yang berada dalam propinsi Nusa Tenggara Timur saat ini sedang menggeliat untuk menampilkan dirinya bahwa empat pulau ini tidak kalah menarik untuk dikunjungi. Kekuatan utama dari kekayaan alam yang dimiliki saat ini masih menjadi andalan untuk ditampilkan. Para pelancong mancanegara pun mulai ramai mengunjungi pulau-pulau tersebut dimana sebagian dari mereka mulai jenuh dengan keriuhan Bali yang seperti pabrik dari industri pariwisata yang terus memproduksi produk untuk daya tarik wisata. Para pelancong tersebut ingin menemukan dunia baru yang belum terlalu sesak oleh turis walau harus siap menerima sarana dan prasarana yang masih minim.

Pengalaman mengendarai sepeda motor di tempat baru pasti akan memberikan sensasi yang tak terlupakan, gugusan pulau di Sunda Kecil seperti memanggil untuk diarungi menggunakan sepeda motor. Variasi medan jalan yang beragam, sarana dan prasarana pendukung berlalu lintas yang masih minim informasi menambah rasa penasaran untuk menuju kesana. Dan pada akhirnya niat kuat untuk mewujudkan keinginan berada di atas motor merayapi pulau-pulau di Sunda Kecil bisa terlaksana, dan seperti apa kisahnya akan diceritakan di postingan selanjutnya.

Advertisements

2 thoughts on “Diatas motor merayapi pulau-pulau di Sunda Kecil (Riding Bali-NTB-NTT 1)

  1. Rekor naik motor sendirian menapaki aspal masih bisa dihitung jari, itupun hanya memutari wilayah kabupaten untuk memeriksa kemajuan pekerjaan laiknya pak presiden di papua kemarin.

    Hasilnya lumayan, pinggang pegal hingga semingguan lamanya 😁

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s